Dark Light

Saya membutuhkan tangan untuk sekedar menepuk pundak di kala saya merasa di posisi paling rendah dan kemudian bangkit. Atau mungkin tepukan tangan dengan beberapa kata manis untuk sekedar menghibur diri ketika hal yang saya sedang lakukan itu tercapai.

Saat ini saya sedang melakukan pekerjaan saya hingga larut malam, namun sepertinya definisi “larut malam” akan tidak akan ada habisnya jika dibandingkan diluar sana. Lalu, apakah saya perlu mengeluh? Atau lebih baik saya berdiam diri, dan menikmati proses ini?

Dalam pekerjaan saya pun, jika dibanding kolega saya semasa kuliah. Saya bukan siapa – siapa. Kode yang mereka buat tentunya lebih efisien daripada saya, logical thinking mereka pun jauuuuh diatas saya. Tapi kenapa saya bisa sampai di titik ini?

Kadang menanyakan ke diri sendiri, apa spesialnya saya?

Saya hanya mengembangkan diri, untuk memastikan tahun 2021 dapat ditutup dengan sebuah senyuman lebar dan berteriak di pantai. “ANJEEENG GUA UDAH NGELEWATIN 1 TAHUN KEBELAKANG”

Tapi untuk saat ini, saya sedang merasakan sakit di bahu saya secara harafiah. Bahkan saat saya sedang menulis ini pada hari Jumat, 14 Mei 2021 – 04.17

Tapi saya tetap melakukan semua hal ini, karena saya perlu melakukan ini.

Related Posts

Long Drive.

Entah kenapa, beberapa bulan kebelakang melakukan aktivitas ini tuh merupakan pelarian yang paling tepat ketika ada titik jenuh…

Bersyukur

Bersyukur punya seseorang yang selalu ada di samping saya sekarang. Kini, malam bukan menjadi hal yang ditakutkan saya…